Pentingnya Peran Supir Wanita untuk Mengoptimalkan Safety Riding
Mobil dengan transmisi semi-otomatis menjadi salah satu jenis kendaraan favorit orang-orang di perkotaan.
Pasalnya, transmisi tersebut memungkinkan Anda mengatasi kemacetan tanpa banyak masalah.
Bukan cuma itu, sejumlah studi juga menyatakan mobil bertransmisi semi-otomatis lebih aman dikendarai supir wanita.
Mengapa demikian? Sebaik apa wanita dalam mengendarai jenis kendaraan tersebut?
Dalam penjelasan berikut, kita akan membahas rangkuman hasil studinya, disitat dari Yahoo UK News.
Kelebihan perempuan sebagai supir
Sejumlah ilmuwan menemukan bukti bahwa sejumlah wanita punya kemampuan mengemudi yang lebih stabil dan mempunyai refleks lebih cepat dibandingkan pria.
Hal ini yang memungkinkan supir wanita mengendarai mobil bertransmisi semi-otomatis, terutama saat kendaraan harus melewati jalan yang kondisinya buruk atau tak menemukan sinyal.
Dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Universitas Newcastle disebutkan, jenis kelamin berdampak pada performa berkendara.
Laporan tersebut menyebutkan wanita mempunyai pengendalian lebih baik dibandingkan pria. Studi ini sendiri melibatkan 76 supir yang terdiri atas 43 laki-laki dan 33 wanita.
Masih dari laporan yang sama, pembuat kebijakan, perancang kendaraan, hingga perusahaan manufaktur sebaiknya mempertimbangkan jenis kelamin baik-baik saat memproduksi kendaraan. Tujuannya adalah meningkatkan interaksi antara manusia dengan mesin. Dengan begitu, tingkat kecelakaan dapat ditekan semaksimal mungkin.
Peran wanita dalam edukasi safety riding
Keahlian supir wanita dalam membawa mobil bertransmisi semi-otomatis tak terlepas dari penguasaan mereka terhadap safety riding. Pasalnya, persepsi wanita yang kurang lihai atau hati-hati saat membawa mobil masih tergolong tinggi. Sementara statistik yang tersaji justru menyatakan laporan berbeda.
Salah satu bukti tersebut dapat Anda lihat dalam data Dirlantas Pola Metro Jaya pada 2014 silam. Sekitar 7% wanita tercatat sebagai pelaku kecelakaan, sementara sisanya atau 93% merupakan laki- laki.
Kontras dengan korban kecelakaan yang didominasi wanita sebanyak 78%, sedangkan korban laki-laki kurang lebih 22%. Instruktur dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDCC) Mira Keumala Safri menambahkan, angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Indonesia selalu naik setiap tahun.
Bahkan pada 2015 sempat menjadi penyebab kematian terbanyak di Tanah Air setelah penyakit kritis seperti stroke. Keberadaan supir wanita dalam hal ini pun menjadi penting dalam edukasi safety riding.
Hal ini disebabkan peran wanita dalam kehidupan sangat banyak. Dari pelajar, ibu rumah tangga, hingga tulang punggung keluarga.
Dengan memperlihatkan kemampuan berkendara yang aman, kaum Hawa dapat mengubah sudut pandang masyarakat yang tadinya negatif menjadi positif. Untuk itu, Anda tak perlu sungkan saat akan memakai jasa dari supir wanita.
Sudah ada banyak penyedia layanan yang mempekerjakan wanita-wanita berpengalaman dan profesional di bidang ini. Perjalanan yang Anda tempuh dijamin aman, lancar, dan selamat sampai ke tujuan.



Leave A Comment